Selasa, 27 Oktober 2009

MODUL-MODUL SISTEM ERP DALAM MANUFAKTUR

1. Material and Capacity Planning
2. Shop Floor Control
3. Quality Management
- Material Procurement
- Material Inspection
- Material Disposition
- Production Reporting
4. Just in Time/Repetitive Manufakturing
5. Cost Management
6. Engineering Data Management
7. Engineering Cost Control
8. Configuration Management
9. Serialisation/Lot Control
10. Tooling

MATERIAL AND CAPACITY PLANNING (1..)
Modul ini digunakan untuk membuat simulasi berbagai skenario alternatif perencanaan dan mendapatkan informasi yang dibutuhkan untukk menentukan komponen atau rakitan yang harus dibuat atau dibeli dan kapan harus membuat atau membeli.
Paket aplikasi ini mampu menghasilkan rekomendasi untuk membuat atau memproduksi suatu komponen, dimana komponen diperlukan, rekomendasi perubahan atas sebuah rencana untuk mencegah penggunaan sebuah work center secara berlebihan atau kurang pemanfaatannya.

MATERIAL AND CAPACITY PLANNING (..2)
Sistem ini juga dilengkapi dengan electronic planning board, yaitu memudahkan tampilan grafis sehingga dapat memberikan gambaran atas perubahan pada pemanfaatan kapasitas dengan segera
Menampilkan semua produksi yang dijadwalkan, status produksi saat ini, pemanfaatan dan ketersediaan kapasitas dan material

SHOP FLOOR CONROL
Mendukug fleksibilitas dan adaptasi yang cepat atas perubahan kebutuhan dalam perencanaan dan kendali shop floor
Dapat mencetak order shop setiap saat diperlukan atau setiap terjadi realokasi meterial
Cetakan order ini memberikan fleksibilitas bagi seorang shop foreman untuk membuat salinan jika order harus dibagi menjadi dua operator
Dapat memonitor dan menjaga kapabilitas shop order, evaluasi dan penyesuaian tahapan operasi dan komponennya.
Order dapat dijadwalkan ulang; maju atau mundur

QUALITY MANAGEMENT
Mendukung proses studi banding (benchmarking)
Fasilitas ini memungkinkan perusahaan untuk mendefinisikan proses berulang, analisis akar masalah dan perbaikan yang kontinu atas proses produksi
Menawarkan pendekatan yang terbaik bagi spesifikasi dokumentasi dan memungkin organisasi untuk menstandarisasi dan menyederhanakan proses jaminan mutu dan fungsi kendali

MODUL-MODUL DALAM QUALITY MANAGEMENT
Submodul Material Procurement; Menyediakan alat untuk menerapkan program TQM (Total Quality Management) dalam organisasi
Submodul Material Inspection; mendukung proses supervisi dan kontrol. Terintegrasi dengan modul purchasing, inventory management dan shop floor control
Submodul Material Disposition; menyediakan fasilitas review dab disposisi material yang menjamin bahwa keputusan kontrol kualitas yang tepat sudah dilakukan
Submodul Production Reporting; mendukung proses pelaporan produksi yang lengkap, laporan dapat dibuat oleh karyawan maupun oleh kru pekerja

JUST IN TIME/REPETITIVE MANUFAKTURING
Modul ini mendukung implementasi konsep just in time pada proses produksi.
Fitur ini memungkinkan fasilitas produksi untuk melakukan transisi dan discrete manufakturing ke JIT
Misalnya; jika pola permintaan sebuah item menjadi lebih stabil dan menunjukkan pola yang berulang, maka jadwal produksi dapat diinisialisasi meskipun produk tersebut tidak dirancang untuk ratebased. Sejalan dengan waktu, ketika pola permintaan barang tersebut berkembang, maka pola produksi barang tersebut dapat diubah menjadi penjadwalan ratebased production sepenuhnya

JUST IN TIME/REPETITIVE MANUFAKTURING: LAPORAN YANG DIHASILKAN
Laporan history; meliputi pencapaian hasil hingga bulan dan tanggal tertentu, perhitungan produksi maksimum dan rata-rata produksi
Laporan rencana pembelian/produksi; menunjukkan status quantity on-hand (stok) dan jadwal penerimaan barang untuk periode perencanaan tertentu
Laporan produksi kumulatif; menunjukkan status informasi produksi berdasarkan jenis item produksi yang meliputi jumlah yang dipesan, yang diterima, sisa dan yang harus dibuat, dan alokasi penerimaan dan waktu order

JUST IN TIME/REPETITIVE MANUFAKTURING: LAPORAN YANG DIHASILKAN
Laporan analisis downtime; menekankan pada semua penyebab downtime berdasarkan kode penyebab tertentu
Laporan analisis quality control/reject; menelusuri semua kejadian reject berdasarkan kode penolakan
Dan laporan-laporan lain yang berkaitan dengan kinerja dan produktivitas unit produksi

COST MANAGEMENT
Modul ini menyediakan informasi biaya pada berbagai tingkatan yang dapat membantu perusahaan mengidentifikasi penentu biaya dan mengurangi biaya produksi.
Modul ini mendukung berbagai metode penilaian inventory, seperti LIFO, FIFO, Moving Average dan Lot Costing

ENGINEERING DATA MANAGEMENT
Modul ini dirancang untuk membantu mempercepat pengiriman data
Mengurangi kesalahan dan meningkatkan produktivitas desain dengan menyediakan keterkaitan otomatis antara data engineering (desain) dengan data produksi.

ENGINEERING CHANGE CONTROL
Modul ini dapat digunakan untuk meningkatkan kontrol atas perubahan order engineering secara efektif
Dapat mendefinisikan tahap otorisasi yang diperlukan untuk menyetujui dan menerapkan engineering change order
Sistem secara otomatis menerapkan perubahaan tersebut pada database produksi

CONFIGURATION MANAGEMENT
Sistem ini dapat memanfaatkan untuk mengurangi siklus waktu order dengan mengurangi waktu review engineering
Biasanya menyangkut evaluasi kelayakan dan biaya yang berhubungan dengan konfigurasi tertentu
Modul ini juga berisikan knowledge based yang fleksibel yang dapat diakses melalui mesin analisis tertentu.
Mesin analisis akan mengintegrasikan knowledge base berdasarkan alternatif atau kombinasi pilihan yang ditentukan oleh pengguna sistem

SERIALISATION/LOT CONTROL
Menyediakan fasilitas untuk memilih lot raw material dan melakukan serialisasi atas komponen yang dibuat dari raw material tersebut.
Serialisasi ini diterapkan misalnya pada pesawat komersil, industri pemasok peralatan militer dan pembuat peralatan industri.
Sistem lot control; menyediakan fasilitas penawaran produk, MRP, Shop floor control dan JIT
Mendukung adanya informasi yang transparan, baik mulai pada perencanaan maupun sampai produksi sebenarnya.

TOOLING
Modul ini merupakan perluasan sistem inventory dan capacity untuk mencakup komponen tools (alat yang dibuat untuk membuat komponen utama)
Sistem dapat membantu menjamin bahwa tools dan material datang tepat pada waktunya ditempat operasi yang sudah dijadwalkan
Sistem juga dilengkapi untuk menghitung sisa umur pakai tools dan secara otomatis menggilir tools untuk pemeliharaan berdasarkan pemakaian


Tidak ada komentar:

Poskan Komentar